Ken Waras: culture
News Update
Loading...
Tampilkan postingan dengan label culture. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label culture. Tampilkan semua postingan

Kamis, 17 April 2025

8 Kebiasaan Orang Yang Bertahan Kuat Secara Mental Hingga Umur 70 Tahun Berdasarkan Perspektif Psikologi, Apa Saja?

8 Kebiasaan Orang Yang Bertahan Kuat Secara Mental Hingga Umur 70 Tahun Berdasarkan Perspektif Psikologi, Apa Saja?

Info Seputar AI - Ketangguhan batin tidak hanya ditentukan oleh nasib atau faktor keturunan saja.

Hal tersebut merupakan akibat dari kebiasaan yang telah terbentuk dan dirawat sepanjang tahun—serta banyak di antaranya berlangsung pada waktu malam hari.

Berdasarkan ilmu psikologi, individu yang menjaga kesehatan mereka secara emosional, mental, serta spiritual sampai umur 70 tahun ke atas biasanya mempunyai ritual malam hari yang sederhana tapi amat bermanfaat.

Berdasarkan laporan dari Geediting pada hari Jumat (11/4), ada delapan kebiasaan malam yang sering diamati pada orang-orang yang memiliki ketahanan mental kuat saat memasuki usia lanjut sebagai berikut:

1. Mereka Mengembangkan Kesyukuran Sebelum Beristirahat

Sebaliknya dari mengkhawatirkan kesedihan atau penyesalan, individu dengan kesiapan mental lebih condong untuk menyelesaikan hari mereka dengan perasaan bersyukur.

Berdasarkan penelitian di Journal of Positive Psychology, melaksanakan rasa syukur dengan rutin bisa memperbaiki kesejahteraan mental serta mutu istirahat Anda.

Mereka mungkin tak membuat catatan harian yang panjang, tetapi mereka akan berpikir sebentar dan menyimpan ingatan tentang tiga kejadian positif yang dialami pada hari tersebut.

Mengapa ini penting:

Rasa syukur mengendapkan jiwa, meredakan kecemasan, serta mendukung istirahat yang pulih—unsur penting bagi kesejahteraan psikis secara berkelanjutan.

2. Mereka Mengampuni Dirinya Sendiri dan Orang Lain

Mendekati waktu istirahat, mereka tak memboyong amarah ataupun rasa menyesal ke dalam alam mimpinya.

Seseorang yang memiliki kekuatan mental besar mengerti bahwa memelihara perasaaan benci atau penyesalan hanya akan merugikan dirinya sendiri.

Mereka mengambil pelajaran untuk melepaskan diri dan berdamai dengan segala sesuatu, bukan untuk kebaikan orang lain, melainkan demi kedamaian jiwa mereka sendiri.

Menurut psikologi:

Memberikan pengampunan terhubung dengan penurunan tanda-tanda depresi, kekhawatiran, serta meningkatnya kesejahteraan hidup secara umum.

3. Mereka Tak Biarkan Media Sosial Kelola Malam Hari mereka

Orang yang bertahan hingga berusia lanjut mengerti bahwa waktu malam adalah momen kudus—tidak seharusnya digunakan untuk menonton drama online ataupun membandingkan diri di media sosial.

Mereka sungguh pilih-pilih tentang makanan atau minuman yang dikonsumsi menjelang waktu tidur.

Mereka cenderung lebih suka membaca buku, menikmati musik yang lembut, atau hanya duduk dengan tenang dibandingkan scrolling di media sosial tanpa tujuan.

Dampaknya secara psikologis:

Menjauhi gangguan elektronik sebelum beranjak tidur dapat memperkecil stimulasi berlebih pada otak serta mendorong pikiran agar menjadi lebih tenang.

4. Mereka Dengan Santai Merencanakan Prioritasuntuk Besok

Sebaliknya dari menghadapi beban kerja esok hari, mereka menata urutan kepentingan secara damai.

Bisa jadi cukup dengan menyusun catatan pendek atau merenungkan hal-hal utama tersebut.

Ini lebih dari sekadar produktivitas; ini tentang menghasilkan perasaan kontrol diri dan kedamaian mental.

Menurut psikologi kognitif:

Proses pikiran ini memungkinkan otak untuk menutup 'lingkaran tak berkesudahan' dan menghindari kelebihan pemikiran pada malam hari.

5. Mereka Memelihara Jadwal Tidur yang Stabil

Daya tahan mental erat hubungannya dengan kualitas tidur.

Mereka tidak begadang hanya untuk hal-hal yang sia-sia.

Mereka memahami kapan perlu berhenti dan berkata "sudah cukup untuk hari ini".

Dengan menetapkan waktu tidur dan bangun yang teratur, mereka merawat pola siklus harian tubuh, hal ini secara tidak langsung berpengaruh pada mood, kemampuan berkonsentrasi, serta ketahanan emosi mereka.

Menurut penelitian:

Tidur yang memadai berhubungan erat dengan peningkatan kemampuan kognitif serta kontrol emosional.

6. Mereka Mengasah Otak Melalui Pemikiran Diri yang Sederhana

Bukan semua individu melaksanakan meditasi formal, akan tetapi mereka yang memiliki ketahanan mental biasanya menjalankan introspeksi sederhana tiap hari.

Mereka menanyakan kepada dirinya masing-masing: Pelajaran apa yang aku dapatkan hari ini?

Apakah ada hal lain yang dapat saya lakukan besok untuk memperbaiki situasi ini?

Langkah ini mengembangkan pemahaman diri, refleksi internal, serta perkembangan kognitif yang terus menerus.

Dalam psikologi:

Merefleksikan diri dapat menambah kejernihan berpikir serta mengurangi rasa sesal yang mungkin memberatkan pikiran.

7. Mereka Tidak Ragu dengan Kesendirian dan Ketenangan

Pada saat tua, banyak individu mengalami perasaan kesepian.

Namun, orang-orang dengan kekuatan mental menganggap kesendirian di tengah malam sebagai peluang untuk menyegarkan diri.

Mereka tak mengandalkan kedatangan oranglain untuk merasa utuh.

Tidak berbicara bagi mereka bukan merupakan ancaman, tetapi justru kesempatan untuk menyatu dengan diri sendiri.

Mengapa ini penting:

Berdasarkan konsep kekuatan psikologi, merasa nyaman saat sendirian merupakan tanda dari tingkat kemajuan emosi dan stabilitas mental.

8. Mereka Meditasi Tentang Arti Kehidupan, Bukan Sekadar Tindakan

Mendekati waktu istirahat, individu yang memiliki kekuatan mental tak terkalahkan tidak sekadar mempertanyakan tindakan mereka sendiri, namun juga alasan di balik setiap tindakan tersebut.

Mereka mengejar arti dari setiap momen harian, tidak peduli betapa kecilnya itu. Hal ini membantu mereka menjaga perasaan terarah dan memiliki tujuan hidup yang solid meskipun sudah menua.

Dalam logoterapi Viktor Frankl:

Mengungkapkan arti merupakan dasar dari kekuatan mental, khususnya saat berurusan dengan hambatan dalam hidup.

Penutup

Orang-orang yang bertahan dengan pikiran kuat sampai umur 70 tahun atau lebih tinggi tidak berarti bahwa mereka menjalani hidup tanpa tantangan; justru mereka adalah orang-orang yang sengaja memilih pendekatan sehat untuk mengakhiri hari-hari mereka.

Tugas rutin mereka setiap malam bukan hanya menjadi kebiasaan, tetapi juga dasar yang mendukung kedamaian mental, ketegaran emosi, serta keluasan batin.

Apabila Anda mau kuat saat menua nanti, mulai lah dari malam ini.

Tidak perlu perubahan drastis.

Hanya dengan satu langkah sederhana seperti merenungi sesuatu, mengucapkan syukur, atau bahkan menonaktifkan layar sedikit lebih cepat bisa menjadi fondasi untuk menciptakan kesehatan mental yang lebih baik di kemudian hari.

Perjuangan Berbuah Sukses: Lihat Lima Shio Ini yang Akhirnya Menuai Hasil Setelah Bekerja Keras, Menjadi Panutan untuk Mencapai Kesuksesan

Perjuangan Berbuah Sukses: Lihat Lima Shio Ini yang Akhirnya Menuai Hasil Setelah Bekerja Keras, Menjadi Panutan untuk Mencapai Kesuksesan

Info Seputar AI - Menurut keyakinan astrologi Tionghoa, tiap zodiak memiliki ciri khas dan kepribadian tertentu yang berpengaruh pada bagaimana individu tersebut menghidupkan hari-hari mereka, terlebih di tempat kerja serta saat mencapai sukses.

Uniknya, ada lima zodiak hewan yang dipandang karena keuletan mereka yang luar biasa dan pada akhirnya mendapatkan buah hati dari usaha keras tersebut.

Berikut adalah lima zodiak hewan yang upaya mereka diberi imbalan setimpal, memberikan motivasi kepada banyak pihak agar tetap gigih meraih cita-cita sebagaimana dikutip dari channel YouTube Naura Kom.

1. Tahun Naga (1978, 1990, 2002, 2014)

Shio Kuda terkenal akan energi mereka yang membara, keberanian, serta ketekunan. Mereka tidak segan untuk mengambil resiko dan selalu siap menerima setiap hambatan saat merintis pekerjaan atau bisnisnya. Berbekal adaptabilitas yang kuat dan gagasan-gagasan baru yang brilian, wajar bila orang-orang dengan shio tersebut kerapkali berhasil mencapai prestasi gemilah melalui proses perjuangan yang panjang.

2. Shio Harimau (1974, 1986, 1998, 2010)

Singa melambangkan kegagahan serta ketekunan dalam mencapai sasaran. Orang-orang dengan zodiak ini dikenal sebagai pribadi yang sungguh-sunguh dan enggan untuk berputus asa saat dihadapkan pada rintangan berat. Menggunakan semangat persaingan yang kuat beserta upaya konstan, mereka berhasil memperlihatkan bahwa setiap jeri tangan memiliki makna. Keberhasilan mereka merupakan bukti atas tekad yang teguh tanpa dipengaruhi oleh kesulitan.

3. Shio Anjing (1970, 1982, 1994, 2006, 2018)

Loyalitas, ketulusan, serta kewajiban merupakan sifat dasar dari zodiak Anjing. Selalu dapat diharapkan dan menghasilkan performa optimal pada tiap tugasnya. Upayanya ini berlandaskan etika yang kokoh sehingga membuat dirinya menjadi individu yang percaya akan dan digemari sebagian besar orang. Bagi mereka, kesempatan untuk mencapai suatu pencapaian tidak semata-mata tentang akhirannya saja melainkan juga tentang perjalanan dan keluhurannya.

4. Shio Kerbau (1979, 1991, 2003, 2015)

Tersembul di balik sifat lemah lembut dan ramah dari shio Kambing, ada semangat kerja ekstra yang sangat besar. Mereka bukan saja tangguh saat menghadapi kesulitan, tetapi juga dikenali sebagai pribadi yang berinovasi serta kreatif ketika merancangkan jawaban atas permasalahannya. Tekanan bagi Kambing justru bisa dirubah menjadi motivasi dan terus maju dengan mempergunakan ide-idenya yang cerdas.

5. Tahun Kelinci Sapi Air (1972, 1984, 1996, 2008)

Orang dengan shio tikus di kenal sebagai individu yang pintar, tangguh, dan memiliki pandangan strategis. Mereka merupakan para pembuat keputusan yang lincah serta dapat menyusun gerakan akurat untuk mencapai tujuan suksesnya. Ketekunan serta kemahirannya dalam menata tugas-tugaskah menjadikan mereka sering kali ditunjuk menjadi seorang pemimpin. Tikus pula sadar akan waktu tepat bagi dirinya untuk bertindak dan cara terbaik guna mempergunakan seluruh kesempatan yang ada.

Dalam warisan budaya Tionghoa, dedikasi pada pekerjaan adalah suatu nilai yang amat dipuja. Keempat belas zodiak Cina ini membuktikan bahwa melalui kedisiplinan, keteguhan hati, serta kesabarannya, pencapaian prestasi tak sekadar khayalan. Terlepas dari zodiak apa dirimu, ambillah inspirasi daripada sifat gigih itu sebagai dorongan untuk tetap bertahan dan enggan berputus asa dalam menyongsong hambatan sepanjang perjalanan hidupmu.

Rabu, 16 April 2025

Meskipun Tidak Selalu Adil, Inilah 8 Alasan Orang ‘Good Looking’ Sering Dapat Perlakuan Spesial

Meskipun Tidak Selalu Adil, Inilah 8 Alasan Orang ‘Good Looking’ Sering Dapat Perlakuan Spesial

Info Seputar AI Pernakah Anda bertanya-tanya kenapa orang dengan penampilan yang memukau kerap kali menerima perhatian khusus?

Dimulai dengan menerima pelayanan yang lebih baik, lebih mudah untuk beradaptasi dalam lingkungan sosial, hingga dianggap lebih cerdas atau terampil, hal-hal tersebut kerap dirasakan oleh orang-orang yang termasuk ke dalam golongan 'wajah tampan' atau 'cantik'.

Walaupun sepertinya tak adil, fakta bahwa dunia sungguh dikuasai oleh persepsi visual tetap ada. Berbagai penilaian sering kali ditentukan dalam sekejap saja dan hanyalah didasari pada tampilan luarnya.

Namun, sebenarnya apa penyebab dari kejadian itu?

Pada artikel kali ini, kami akan menelaah berbagai alasannya yang membuat individu dengan penampilan fisik memukau kerap mendapat perlakuan istimewa daripada sebagian besar orang lainnya, walaupun tidak selalu disertai kualitas superior dalam hal bakat maupun sifat pribadi.

Berdasarkan informasi dari situs web Global English Editing pada hari Jumat (11/4), di bawah ini adalah 8 alasannya kenapa individu dengan penampilan menarik kerap mendapatkan perlakuan istimewa dibandingkan yang lainnya.

1. Kesannya Awal yang Baik

Ketika kita berjumpa dengan orang baru untuk kali pertama, kita umumnya segera menilai mereka dalam hitungan detik singkat tersebut. Dalam jangka waktu sangat pendek ini, tampilan visual menjadi elemen kunci yang menciptakan impresi awal.

Apabila seseorang tampak mengundang perhatian, umumnya penilaian kami secara instan menjadi positif. Pendapat awal seperti itu amat berarti sebab dapat memengaruhi cara kami bertindak kepada individu tersebut ke depannya.

Sebagai contoh, kita mungkin menjadi lebih bersahabat, lebih tahan banting, atau lebih mudah menaruh kepercayaan pada orang lain hanya karena penampilan mereka yang menyenangkan mata.

Ini adalah salah satu alasannya kenapa individu dengan penampilan yang memukau kerap mendapatkan perlakuan istimewa dari awal, dikarenakan impresi perdana yang diciptakan benar-benar signifikan serta menawan.

2. Keinginan Disekelilingi dengan Sesuatu yang Menawan

Secara naluriah, manusia cenderung menyenangi apa pun yang estetis. Sama seperti ketika kita mengagumi keindahan lanskap semesta atau karya seni yang memesona, kita juga merasakan kesenangan batin saat mendekati individu dengan penampilan yang menawan.

Ini dapat memberikan dampak positif pada keadaan mental kita, misalnya dengan membuat kita menjadi lebih bahagia, tenang, serta merasa damai.

Oleh karena itu, kita biasanya menjadi lebih bersahabat, lebih peduli, atau mungkin lebih murah hati kepada orang-orang yang 'terlihat menarik' karena tanpa disadari mereka membuat kita merasa lebih baik.

Walaupun tujuannya mungkin bukan sengaja, hasrat untuk terus-menerus dikitari oleh sesuatu yang menyenangkan mata sungguh ada dan ini mempengaruhi bagaimana kita menghadapi orang lain.

3. Pengaruh Media

Seperti halnya televisi, film, majalah, serta media sosial memegang peranan penting dalam menentukan pandangan kita mengenai keindahan.

Mayoritas karakter penting dalam film, promosi produk, ataupun isi daring yang menjadi tren umumnya dimainkan oleh individu-individu dengan penampilan atraktif. Karakter-karakter ini kerap dilukiskan sebagaimana mereka berhasil, gembira, memiliki pergaulan luas, serta memancarkan rasa percaya diri tinggi.

Tidak disadari, kita mengambil pesan tersebut dan mulai yakin bahwa tampilan luar yang memukau merupakan jalan menuju sukses dan kegembiraan.

Sehingga, ketika kita menemui seseorang yang 'baik terlihat' dalam kehidupan nyata, kita secara otomatis menganggap mereka pasti luar biasa, walaupun kita masih belum memahami seperti apa dirinya sesungguhnya.

Ini adalah salah satu alasan mengapa individu yang terlihat atraktif biasanya mendapat perlakuan istimewa dari orang-orang di sekelilingnya.

4. Keindahan Dikatakan Sebagai Indikator Kesempurnaan Kesehatan

Secara alami, manusia cenderung menghubungkan keindahan dengan kesejahteraan jasmani. Karakteristik seperti kulit yang cerah, bentuk badan yang ideal, serta wajah yang simetri umumnya dipandang sebagai indikator bahwa individu tersebut sehat dan bugar.

Ini bermula dari naluri manusia prasejarah yang mencari mitra sehat untuk memperoleh keturunan yang tangguh. Walaupun saat ini kita berada di era moden, persepsi tersebut tetap terpatri dalam kesadaran tak sadar kita.

Sehingga, individu yang tampak mempesona cenderung lebih digemari serta mendapat perawatan istimewa, sebab tanpa kesadaran penuh kita meyakini bahwa mereka memiliki sifat fizikal dan genetik superior.

5. Kekuatan yang Mengokohkan Kepercayaan Diri

Tampilan yang mengesankan dapat memperkuat kepercayaan diri seseorang. Setelah orang tersebut merasa puas dan yakin akan penampilannya, umumnya gaya bicara, gerakan tubuh, serta interaksinya cenderung menjadi lebih terbuka dan enerjik.

Orang yang yakin dengan dirinya sendiri biasanya dianggap lebih mempesona dan memiliki kemudahan untuk disenangi orang lain. Oleh sebab itu, hal ini tidak hanya dikarenakan penampilan fisiknya saja tetapi juga karena aura positif yang dikeluarkannya sehingga membuat orang lain merasa nyaman saat bersamanya.

Kepercayaan diri ini membentuk suatu siklus yang bermanfaat, di mana individu tersebut mulai mendapat penghargaan lebih dari orang lain, perlakuan yang lebih baik, serta berbagai kesempatan baru.

Ini menggambarkan alasan di balik kepercayaan diri yang timbul dari penampilan dapat mempengaruhi bagaimana oranglain menanggapinya.

6. Tampilan Memukau dan Keberhasilan

Studi mengindikasikan bahwa individu dengan penampilan yang menarik cenderung memiliki keuntungan dalam karier profesional. Mereka lebih mungkin diajak wawancara, memperoleh pekerjaan, serta dapat jadi mendapat upah yang lebih besar.

Ini bukan disebabkan oleh kecerdasan atau keterampilan superior mereka, tetapi dikarenakan pandangan luas yang menganggap orang-orang dengan penampilan atraktif tentu memiliki bakat tambahan. Meskipun pandangan tersebut kurang adil, namun seringkali muncul dalam realitas hidup kita sehari-hari.

Tampilan yang mengesankan dapat membentuk persepsi tentang profesionalisme, kepercayaan diri, serta kredibilitas, menjadikan orang tersebut lebih mungkin untuk dipercayai dan dihormati di lingkungan pekerjaan.

Ini adalah alasannya kenapa banyak individu dengan penampilan menarik tampak lebih berhasil daripada yang lain.

7. Efek Halo

Efek halo merupakan suatu keadaan dalam psikologi di mana kita condong untuk mengukur karakter seseorang berdasarkan tampilannya saja.

Apabila seseorang tampak menarik secara penampilan, maka kita cenderung langsung menyimpulkan bahwa orang tersebut juga mempunyai kualitas positif lain seperti cerdas, jujur, murah hati, serta bisa diandalkan walaupun kita sebenarnya belum mengenalinya dengan mendalam.

Ini terjadi dengan sendirinya di dalam pemikiran kita dan susah untuk dikelola karena menjadi sebahagian dari insting manusia.

Sebagai akibatnya, individu dengan penampilan yang mengundang cenderung menerima perawatan dan penghormatan yang lebih besar, semata-mata karena dampak dari kesan awal yang sangat memukau yang mereka timbulkan.

Hal ini menunjukkan alasannya kenapa individu yang terlihat atraktif dapat menerima perawatan khusus dan keuntungan dalam beragam skenario, mulai dari lingkup profesional sampai pribadi termasuk aspek-aspek percintaan, walaupun bukan bermaksud bahwa mereka memiliki kualifikasi atau kemampuan yang superior.

8. Manfaat dalam Konteks Sosial

Di kehidupan sehari-hari, terlebih dalam konteks sosial seperti pertemuan, kuliah, ataupun lingkungan profesional, individu dengan penampilan yang menawan biasanya menerima sorotan ekstra.

Mereka cenderung lebih terjangkau untuk diajak komunikasi, mendapatkan kesempatan ataupun penawaran secara langsung meskipun tidak memintanya. Meski demikian, bukan berarti mereka selalu memiliki kecerdasan atau bakat yang melebihi individu disekelilingnya.

Ini terjadi karena orang lain merasa lebih nyaman dan terpukau ketika melihat tampilan yang menawan.

Oleh karena itu, individu dengan tampilan yang mengundang umumnya tidak perlu bersusah payah untuk memperoleh empati dan jaringan sosial. Di sisi lain, orang-orang lain harus bekerja ekstra agar dapat diterima atau diketahui oleh sesama.

***

Selasa, 15 April 2025

Jika Anda Masih Bisa Lakukan 8 Hal Ini di Usia 60-an dan 70-an, Psikolog Sebut Anda Menua dengan Lebih Sukses

Jika Anda Masih Bisa Lakukan 8 Hal Ini di Usia 60-an dan 70-an, Psikolog Sebut Anda Menua dengan Lebih Sukses

Info Seputar AI - Proses penuaan umumnya dikaitkan dengan pengurangan tenaga, penurunan kebugaran jasmani, serta otak yang kurang sigap dari sebelumnya.

Akan tetapi, psikologi kontemporer membawa sudut pandang yang jauh lebih positif.

Becoming old doesn't mean you have to be inactive or pushed aside.

Sebenarnya, banyak individu malah menemukan edisi terbaik dari diri mereka sendiri ketika berusia 60-an hingga 70-an tahun.

Menurut laporan yang dilansir oleh Small Biz Technology pada hari Kamis (10/4), apabila Anda mampu melakoni delapan aktivitas tertentu saat mencapai usia tersebut, maka tidak hanya penampilan Anda yang terlihat matang dan elegan, tetapi juga kesuksesan Anda melebihi mayoritas orang lain.

Berdasarkan ilmu psikologi, aspek-aspek tersebut merupakan indikator dari mutu kehidupan, kesehatan jiwa, serta well-being emosi yang sangat baik.

1. Rasa Kepenatan Belum Hilang

Perasaan penasaran merupakan indikasi yang menunjukkan bahwa otak Anda masih terus berfungsi dengan baik dan sehat.

Orang yang beranjak tua dengan sukses masih memiliki rasa ingin tahu tentang kehidupan.

Mereka bisa menguasai kemampuan baru, membolak-balik halaman buku, menyaksikan film pendidikan, atau justru bereksperimen dengan perangkat canggih yang ada.

Psikologi menyebutkan bahwa rasa ingin tahu dapat menunda penurunan fungsi kognitif serta meningkatkan tingkat kebahagiaan dalam hidup.

Minat yang sedikit pun pada hal-hal baru dapat memiliki dampak signifikan pada kesejahteraan mental.

2. Dapat Memelihara Hubungan Sosial yang Berarti

Banyak individu mengalami perasaan kesepian ketika mereka memasuki tahap kehidupan yang lebih tua.

Tetapi apabila Anda masih mempunyai jaringan sosial yang sehat—entah itu dari keluarga, sahabat, atau komunitas lainnya—itulah indikasi bahwa Anda bertumbuh dan berkembang dengan positif.

Psikolog mengatakan bahwa memiliki hubungan sosial yang baik dapat mengurangi kemungkinan terkena depresi, memperbaiki fungsi memori, serta mempertinggi ekspektasi umur seseorang.

3. Tetap Melaksanakan Kegiatan Olahraga dengan Rutin

Tidak harus lari maraton.

Meskipun hanya berjalan kaki selama 30 menit setiap hari, berkebun, atau mengikuti senam untuk lanjut usia pun sudah cukup bermanfaat.

Apabila Anda tetap bugar secara fisik pada rentang umur 60-an sampai 70-an, ini menunjukkan bahwa kondisi jasmani Anda masih berfungsi optimal.

Berdasarkan studi, melakukan olahraga secara rutin dapat mempertahankan kesejahteraan jantung Anda, menghindari risiko osteoporosis, serta meraih perasaan yang lebih baik melalui sekresiendorphin.

4. Dapat Menghapus Rasa Benci lama dan Meliburkan Bobot Emosi yang Telah Lekang

Salah satu ekspresi kesempurnaan dari kecerdasan emosi adalah mampu berdamai dan menghapus rancangan.

Apabila Anda telah berhasil menghilangkan rasa benci karena hal-hal di masa lalu, tak lagi menimbun kekecewaan, dan mampu hidup tenang meski ingat akan segala pengalaman lampau, ini merupakan indikasi dari kedewasaan emosional.

Psikologi menunjukkan bahwa pemaafan dapat mengurangi tekanan, membantu kesehatan jantung, serta memberikan ketenangan batin yang dalam.

5. Tetap Menyadari Kepentingan Hidup Anda

Banyak individu pada tahap lanjut umur mengalami rasa hilang tujuan, khususnya sesudah masa pensiun.

Namun, apabila Anda tetap merasa bahwa hidup Anda memiliki arti—entah itu lewat kerja sukarela, menjaga cucu, atau partisipasi dalam aktivitas masyarakat—you age remarkably well. (Note: There seems to be an unintended inclusion of English at the end which was kept as per instruction not to alter foreign names or titles.)

Berdasarkan pendekatan psikologi eksistensial, merasa bahwa hidup mempunyai tujuan merupakan faktor penting dalam mencapai kepuasan hidup dan usia yang lanjut.

6. Dapat Menyesuaikan Diri dengan Perubahan

Umur bukanlah alasan untuk bersikap kaku menghadapi pergantian zaman.

Apabila Anda tetap dapat menghadapi fakta bahwa dunia terus berkembang, buah hati semakin bertambah usianya, serta pola hidup perlu diatur ulang, maka ini mencerminkan adanya ketahanan mental yang kuat pada diri Anda.

Psikolog mendefinisikan hal itu sebagai "ketahanan emosi", yaitu kapabilitas untuk pulih dan beradaptasi ketika mengalami kesulitan.

Inilah karakteristik utama dari proses menua dengan sukses.

7. Menjaga Sikap Humoris dan Mampu Ketawa atas Kesalahan Sendiri

Seseorang yang dapat tertawa atas kesalahan kecil, menerima keriput dengan tenang, serta tidak terlalu membebani diri dalam menjalani hidup, umumnya memiliki kesejahteraan mental yang lebih baik.

Humor merupakan cara efektif untuk mengatasi stres.

Psikologi mencatat bahawa humor dapat membantu meredakan tekanan, mengeratkan ikatan antar manusia, serta mendukung kesejahteraan mental secara keseluruhan.

8. Tetap Dapat Mengucapkan Rasa Syukur

Apabila Anda tetap dapat berdiri di awal hari dan mengenali hal-hal sederhana yang memberikan rasa syukur seperti secangkir teh panas, angin sejuk, atau belaian tangan cucu, maka Anda tengah merasakan kehidupan yang kaya akan arti.

Perasaan bersyukur ternyata dapat ditingkatkan melalui penelitian sains untuk mengoptimalkan kebahagiaan emosi, memperkokoh pertahanan tubuh terhadap penyakit, serta membantu individu merasa lebih berpuas hati dalam menjalani hidupnya.

Kesimpulan: Menua Itu Merupakan Suatu Kesenian

Tidak setiap individu mengalami proses penuaan secara sehat, optimis, dan bahagia.

Namun, apabila Anda dapat melaksanakan delapan hal tersebut pada usia 60-an atau 70-an, maka Anda tengah mengalami proses penuaan yang istimewa.

Bukan dikarenakan Anda tak memiliki hambatan, melainkan sebab Anda sudah memperoleh ketahanan mental dan kearifan dalam menangani hal tersebut.

Psikologi kontemporer menganggap tahap kehidupan lanjut umur bukanlah suatu kemunduran, tetapi sebaliknya merupakan periode pertumbuhan yang dapat menjadi sangat berlimpah, bernilai, dan membahagiakan — apabila dikelola dengan pendekatan yang sesuai.

Sabtu, 12 April 2025

Guru Bali Bawa Teknik Meditasinya ke Eropa untuk Kesehatan Mental

Guru Bali Bawa Teknik Meditasinya ke Eropa untuk Kesehatan Mental

Guru meditasi dari Bali yang juga seorang ahli energi, Ibu Arsaningsih, menyelenggarakan tur bernama 'Tata Hati' di berbagai kota di Eropa. Sepanjang acara ini, beliau bersama dengan timnya melaksanakan diskusi publik serta sesi meditasi tentang permasalahan kesehatan jiwa di setiap negerinya tersebut.

Setelah Prancis, Italia menjadi negara kedua yang menyelenggarakan acara Heart Mapping di Benua Eropa. Acara peta hati di Italia dilaksanakan di tempat Progress Country & Wine House, Via Palladio, Asolo, pada hari Selasa, tanggal 7 April 2025 sesuai dengan waktu lokal. Terdapat kira-kira 900 partisipan baik hadir fisikal maupun mengikuti secara online.

Italia, negara yang terkenal dengan gaya hidup "dolce vita" atau kehidupan yang penuh kenikmatan, justru memiliki tantangan dalam bidang kesehatan mental bagi kalangan pekerjanya. Menurut hasil survei Telus Health tahun 2023, 45% dari pekerja di Italia melaporkan adanya gejala cemas, sementara itu 35% lainnya menderita depresi dan 29% merasakan sikap pesimisme tentang masa depan mereka.

Ibu Arsaningsih, penerima penghargaan dari Museum Rekor Indonesia sebanyak dua kali, membawa perspektif rohani dalam menangani dan memahami masalah kesehatan jiwa melalui konsep Spirit of Universal Life atau disingkat sebagai SOUL. Pendekatannya mencakup dua aspek: pertama adalah teknik ukur radiasi tenaga yang dikenali sebagai alat SOUL Meter atau Teknik Pengukuran Radiasi; kedua merupakan praktik meditasi bertajuk SOUL Reflection, yaitu bentuk meditasi introspeksi atau kesadaran batin yang menyatu dengan kekuatan sang Pencipta.

Melalui alat SOUL Meter, Bunda Arsaningsih menemukan adanya radiasi cemas serta pemikiran yang merasa kurang puas dengan kesejahteraan di antara partisipan program Tata Hati di Italia. "Pikiran seperti ini sering kali muncul tanpa disadari dan malah dapat membatalkan kedatangan kesejahteraan," ungkap Bunda Arsaningsih dalam rilis pers pada hari Rabu, 8 April.

Dia menyebut bahwa kesejahteraan sesungguhnya mengacu pada aturan alam, yaitu prinsip penyebaran hasil panen serta hukum energy yang terbentuk oleh pemikiran. "Kecemasan sering kali merampas kedamaian kita. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk memperbaiki emosi dan melenyapkan pemahaman salah agar kehidupan dapat berganti," jelasnya.

Bunda Arsaningsih bersama seorang peserta program Tata Hati di Asolo, Italia. (YCCK)

Pada saat sesi meditasi SOUL Reflection, peserta diminta untuk menyatu dengan tenaga ilahi sebelum melakukan refleksi tentang pemikiran-pemikiran negatif yang mencegah kesejahteraan. Sesudah membersihkan diri dari energi negativitas tersebut, Ibu Arsaningtyas membimbing para hadirin untuk mengekspresikan secara positif serta mendaydreamkan kedatangan kelimpahan finansial dalam kehidupannya.

Mengenai hal tersebut, Bunda menekankan kepentingan untuk memelihara pemikiran positif dan melayani orang lain dengan ikhlas. "Ketika ada pemikiran negatif timbul, langsung sadarilah, tariklah diri dari itu, lalu ganti dengan pemikiran yang dipenuhi kasih sayang. Itulah saat ketika kelimpahan akan hadir," ungkap Bunda Arsaningsih kepada para peserta yang ditemani oleh terjemahan.

Cormela, seorang partisipan dari Italia, menyampaikan bahwa dia begitu terharu dengan kegiatan itu. "Setelah menjalani meditasi ini, aku merasa benar-benar lega," katanya. Ia menambahkan bahwa tak ada kata yang mampu mendeskripsikan betapa dalamnya rasa bahagianya saat itu.

Acara di Asolo adalah komponen dari seri Tata Hati Eropa yang dilangsungkan mulai tanggal 24 Maret sampai dengan 13 April 2025. Terdahulu, Ibu Arsaningsih sudah menyelenggarakan acara mirip tersebut di Paris, Prancis pada tanggal 1 April, kemudian dia akan melaksanakannya lagi di Brussels, Belgia pada tanggal 9 April serta di Breda, Belanda pada 13 April mendatang.

Di samping tema diskusi dan meditasi, Bunda juga akan berjumpa dengan para duta besar Indonesia serta komunitas diaspora di setiap negara tersebut.

Program Tata Hati sudah melibatkan lebih dari 3.900 orang yang tersebar di sejumlah kota seperti Paris, Denpasar, serta Solo.

Guru Meditasi dari Bali Bawa Pesan Kesehatan Mental ke Eropa

Guru Meditasi dari Bali Bawa Pesan Kesehatan Mental ke Eropa

Guru meditasional dan ahli energi dari Bali, Ibu Arsaningsih, sedang melakukan tur bernama 'Pengendalian Jiwa' di berbagai kota di Eropa. Sepanjang perjalanan ini, beliau beserta rombongan menyelenggarakan diskusi publik serta sesi meditasi tentang tantangan kesehatan jiwa yang ada di setiap negeri tersebut.

Setelah Prancis, Italia menjadi negara kedua yang menggelar acara Heart Care Europe. Acara jantung tersebut diselenggarakan di Progress Country & Wine House, Via Palladio, Asolo, pada hari Selasa, 7 April 2025 menurut waktu lokal. Diperkirakan ada sekitar 900 partisipan baik hadir langsung maupun melalui daring.

Italia, negara yang populer dengan gaya hidup "dolce vita" atau kehidupan yang menyenangkan, justru memiliki tantangan dalam bidang kesehatan mental bagi kalangan pekerjanya. Menurut hasil survei dari Telus Health tahun 2023, 45% responden yang bekerja di Italia melaporkan adanya gejala cemas, sementara itu 35% lainnya menderita depresi, serta 29% merasakan sikap pesimisme tentang masa depan mereka.

Ibu Arsaningsih, penerima penghargaan dari Museum Rekor Indonesia sebanyak dua kali, membawa perspektif rohani dalam memahami serta menangani masalah kesehatan jiwa lewat teknik bernama Jiwa Hidup Universal atau disingkat sebagai SOUL. Teknik pertamanya adalah Pengukur Radiasi Energi yang dikenal sebagai Alat Ukur SOUL atau Metode Penyelidikan Cahaya. Kemudian ada Meditasi Refleksi SOUL, yaitu praktik meditasi bersyarat atau sadar diri yang menyambungkan seseorang pada kuasa Yang Maha Kuasa.

Melalui alat SOUL Meter, Bunda Arsaningsih menemukan adanya deteksi radiasi ketakutan serta pemikiran yang merasa tidak puas dengan kesejahteraan dari partisipan Tata Hati di Italia. "Pikiran ini sebenarnya diproduksi secara tak disadari dan malah mencegah kedatangan kesejahteraan," ungkap Bunda Arsaningsih seperti dilansir dalam rilis pers pada hari Rabu, 8 April.

Dia menyebut bahwa kesuburan sesungguhnya mengacu pada prinsip-prinsip alam, yaitu aturan penyebaran hasil panen serta hukum energi terbentuk melalui pemikiran. "Kecemasan sering kali merampas kesejahteraan. Oleh karena itu, penting bagi kita untuk membenahi emosi dan membongkar gagasan-gagasan yang salah supaya kehidupan dapat berkembang," ungkapnya.

Bunda Arsaningsih bersama seorang peserta program Tata Hati di Asolo, Italia. (YCCK)

Pada sesi meditasi SOUL Reflection, partisipan diminta untuk bersatu dengan kekuatan ilahi sebelum mencerminkan pola pemikiran negatif yang mencegah kesejahteraan. Sesudah membersihkan energi pikiran-pemikiran negatif tersebut, Bunda Arsaningsih membimbing para peserta untuk menransmisikan dan mendaydream tentang kedatangan kelimpahan kesejahteraan dalam hidup mereka.

Mengutip kata-kata Bunda Arsaningsih, beliau menekankan kepentingan untuk memelihara pemikiran positif dan berkhidmah kepada orang lain tanpa pamrih. "Ketika terdapat pemikiran negatif, langsung sadarilah, tariklah diri dari hal tersebut, lalu ganti dengan pemikiran yang dipenuhi kasih sayang. Pada saat itu pula kelimpahan akan hadir," ungkap Bunda Arsaningsih di depan para peserta yang dilayani oleh penerjemah.

Cormela, seorang partisipan dari Italia, menyampaikan bahwa dirinya begitu terkesima dengan pengalamannya itu. "Setelah ikut dalam sesi meditasi ini, rasanya seperti bebas," katanya. Ia menambahkan bahwa perasaannya tak bisa sepenuhnya diungkapkan hanya lewat kata-kata.

Acara di Asolo adalah komponen dari seri Tata Hati Eropa yang dilangsungkan mulai tanggal 24 Maret sampai dengan 13 April 2025. Sebelumnya, Ibu Arsaningsih sudah menyelenggarakan acara mirip tersebut di Paris, Prancis pada tanggal 1 April dan kemudian ia akan melaksanakannya lagi di Brussels, Belgia pada tanggal 9 April serta di Breda, Belanda pada tanggal 13 April.

Di samping topik diskusi dan meditasi, Bunda pun direncanakan untuk berjumpa dengan para dubes Indonesia serta komunitas diaspora yang ada di setiap negara tersebut.

Program Tata Hati sudah menarik partisipasi lebih dari 3.900 orang di sejumlah kota termasuk Paris, Denpasar, dan Solo.

Asal SEO

Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done