Ken Waras: drugs
News Update
Loading...
Tampilkan postingan dengan label drugs. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label drugs. Tampilkan semua postingan

Minggu, 13 April 2025

Ancaman Obat Palsu: BPOM Unveil Produk Berbahaya yang Mendominasi Pasar Indonesia

Ancaman Obat Palsu: BPOM Unveil Produk Berbahaya yang Mendominasi Pasar Indonesia

Info Seputar AI Penyebaran obat tiruan di Indonesia kian mengkhawatirkan, terlebih dengan banyaknya barang tersebut bertebaran di situs web perbelanjaan daring.

Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) Republik Indonesia menyatakan bahwa ragam obat yang kerap dimansukskilangkan terutama mencakup barang-barang gaya hidup yang populer di kalangan pembeli.

Sama seperti obat untuk mengobati disfungsi ereksi, pengontrol berat badan, serta beberapa jenis obat yang kerap dipakai secara tidak tepat, misalnya tramadol dan triheksifenidil.

Akan tetapi, ancaman tidak hanya berasal dari pasar konvensional, namun juga dari ranah daring.

BPOM menyatakan bahwa banyak obat tiruan yang disebar lewat platform belanja daring, semakin mempersulit keadaan dengan menipu pembeli yang tidak waspada.

"Diatas 161.000 link yang menawarkan produk farmasi palsu sudah kita tangani selama tahun 2023 hingga 2024," ungkap Kepala BPOM RI, dr. Taruna Ikrar, ketika mengarahkan diskusi strategis daring bersama Pharmaceutical Security Institute (PSI) pada Selasa dini hari (7/4/2025).

Terdakwa mengaku sekitar 45% dari total itu terdiri atas barang haram seperti obat keras tanpa ijin edarkan, obat luar negeri tak sah, serta pil atau kapsul tiruan dengan jelas.

Pemantauan daring merupakan salah satu taktik yang digunakan oleh BPOM untuk menghadapi peredaran narkotika tiruan.

BPOM tidak hanya menekankan pada pemasaran konvensional, namun juga aktif melawan penyebaran produk farmasi illegal dalam jaringan online.

Kolaborasi antar bangsa dengan negara-negara seperti Malaysia, Singapura, Timor Leste, serta Australia turut memainkan peranan penting untuk mengungkap sindikat narkoba buatan palsu yang kerapkali menakuti publik.

Bukan cuma obat-obatan yang kerap dipakai dengan tidak sesuai, BPOM juga mengingatkan tentang penggunaan berlebih dari perawatan kesehatan maju, misalnya terapi stem cell.

Walaupun mempunyai kekuatan penyembuhan yang luar biasa, banyak produk stem cell tersebar di pasaran tanpa adanya persetujuan resmi, ini bisa membahayakan para pasien yang mungkin tak paham tentang ancaman tersembunyi tersebut.

"Di luar perhatian kita tentang obat-obatan yang umumnya dipakai dengan cara salah, kita juga mengawasi kemajuan dalam pengobatan medis yang memiliki potensi untuk dieksplorasi secara tidak tepat, misalnya terapi sel induk. Tujuannya adalah agar masyarakat dapat dijaga dari ancaman obat tiruan yang bisa menyebabkan dampak negatif lebih besar," jelas Taruna.

Berdasarkan aturan yang sangat kaku, BPOM dengan berani akan menghukum keras para pelaku penjualan obat palsu.

Orang-orang yang terbukti bersalah bisa mendapatkan hukuman kurungan selama maksimal 12 tahun serta denda senilai sampai dengan Rp 5 Miliar.

"Kolaborasi di antara BPOM dan PSI adalah taktik penting dalam menjamin perlindungan publik terhadap obat-obatan berkualitas rendah serta yang bisa mengancam keselamatan mereka," papar Taruna.

Peringatan tegas untuk publik: berhati-hatilah saat membeli obat-obatan, khususnya di media daring. Pastikan selalu bahwa barang tersebut telah mendapatkan persetujuan resmi dan didapat dari tempat yang dapat dipercaya.

BPOM menegaskan pentingnya bagi kita semua untuk menjadi pembeli yang bijak.

Verifikasi bahwa obat yang Anda konsumsi bukan saja sah secara hukum, namun juga harus aman serta memiliki standar mutu yang baik.

Dengan pengawasan yang cermat dan pelaksanaan hukum yang kuat, BPOM bertekad melindungi warga negara dari bahaya obat palsu yang semakin meningkat.

Artikel ini sudah dipublikasikan di Tribunnews.com berjudul Berhati-hati dengan Obat Palsu yang Disebar di Indonesia, BPOM Bongkar Tipe-tipe yang Umumnya Diaplikasikan

Kamis, 10 April 2025

5 Tips Jitu Simpan Obat Agar Tahan Lama di Rumah

5 Tips Jitu Simpan Obat Agar Tahan Lama di Rumah

Pernakah kau mencari obat di rumah ketika sedang sakit, namun yang ditemukan justru sudah kadaluarsa? expired? Wah, bete sekali! Meskipun menyimpan obat terlihat remeh, namun sesungguhnya ada teknik khusus agar obat tetap tahan lama dan tidak mudah rusak. Agar kamu enggak mengulangi kesalahan yang sama, mari kita ulas beberapa tips pintar untuk menyimpan obat yang kerap dilupakan orang.

Artikel ini akan mengulas 5 metode kreatif dan efektif untuk menjaga persediaan obat-obatan di rumah Anda tetap terkendali serta siap dipergunakan ketika diperlukan. Jangan khawatir, kami akan membahasnya dengan nada ringan dan menyenangkan, pas bagi Anda yang ingin mengetahui informasi tersebut tanpa perlu repot. Sudah siap? Mari langsung saja kita mulai ke tips pertama!

1. Hindarilah eksposur terhadap sinar dan hawa panas

Banyak orang mungkin belum menyadari bahwa cahaya dan panas dapat membuat kandungan obat menjadi tidak stabil. Khusus untuk obat berbentuk larutan atau salep, paparan sinar matahari langsung bisa mempercepat penguraian bahan aktif di dalamnya. Oleh karena itu, hindari penyimpanan obat pada tempat yang terkena sinar matahari secara langsung, seperti atas lemari yang mendapat sorotan matahari, apalagi di sekitar kompor atau jendela dengan ventilasi tinggi. Ingatlah, obat sangat peka; mereka mengharapkan lingkungan yang dingin dan gelap untuk tetap efektif.

Lokasi terbaik untuk menyimpannya adalah di dalam kotak penyimpanan khusus ataupun di dalam lemari tertutup dengan baik serta menjauhkannya dari segala sumber panas. Namun, hindari menaruhnya secara acak di dalam kulkas sebab tidak seluruh jenis obat dapat disimpan pada temperatur rendah. Umumnya jika memang perlu dimasukkan ke kulkas, instruksinya akan diberikan melalui label pada bungkus produk tersebut. Pokoknya berilah ruang yang nyaman bagi obat-obatanmu agar mereka bisa bekerja optimal saat dibutuhkan.

2. Kelompokkan obat sesuai dengan kategorinya

Terkadang kita hanya meletakkan semua obat dalam sebuah wadah tanpa memperhatikan jenisnya. Sebenarnya, setiap obat memiliki sifat yang berbeda-beda, sehingga menyimpan merekam bersama-sama dapat membuat mereka bereaksi dengan tidak baik. Contohnya, obat yang berbentuk cair mudah tumpah dan meresap ke kemasan obat lain. Tambahan pula, aroma salep atau minyak angin mungkin menempel pada kapsul atau pil.

Apa solusinya? Anda dapat memisahkan obat-obatan menurut kategorinya, contohnya, gunakan satu tempat untuk menyimpan obat yang dalam bentuk cair, satunya lagi untuk pil atau kapsul, dan lainnya lagi untuk obat topikal. Selain itu, memberikan label pada setiap kotak juga akan membantu agar semuanya tampak lebih teratur serta mudah ditemukan saat dibutuhkan. Melakukan hal ini tidak hanya membuat obat tahan lama tetapi juga menghemat waktu mencarinya ketika sedang keburuan. Sangat direkomendasikan nih! life hack yang wajib kamu coba!

3. Hindari menyimpan obat-obatan di dalam kamar mandi

Inilah perilaku umum yang kerap terjadi, yaitu menyimpan obat-obatan di dalam lemari kabinet kamar mandi. Argumen utamanya ialah alasannya cukup praktis serta mudah untuk dicapai. Akan tetapi, disayangkan sekali, kamar mandi justru merupakan area yang sangat moist Alias lembab, dan keadaan seperti itu dapat menyebabkan obat lebih mudah rusak. Uap dari air hangat ataupun perubahan temperatur bisa mengubah komposisi obat tersebut, terutama untuk jenis obat dalam bentuk tablet atau kapsul, yang bisa menjadi lunak atau bahkan tumbuh jamur.

Jika Anda mencari lokasi yang strategis, pilihlah daerah yang kering dan rapi, seperti rak dalam ruang tamu atau laci di kamars yang tidak terkena sinar matahari secara langsung. Meskipun begitu, kamar mandi bukan merupakan pilihan ideal. tempting Tetapi untuk alasan kesehatan, jauhi menyimpan obat di sana. Ayo pindahkan dari sekarang agar obat Anda tetap aman dan awet.

4. Periksa kembali tanggal kadaluwarsa dengan teratur

Silakan buka peti obat Anda saat ini dan periksa secara detail setiap tanggal kadaluarsanya. expired --nya. Tidak terduga ya? Ada banyak orang yang baru menyadari mereka menyimpan obat kedaluwarsa saat membutuhkannya. Ini sebenarnya dapat membahayakan, karena obat yang sudah melewati tanggal kadaluwarsanya mungkin tidak akan bekerja dengan baik atau bahkan bisa menghasilkan efek samping tak terduga.

Rekomendasi terbaiknya ialah membuat jadwal pengecekan stok obat setidaknya tiap tiga bulan sekali. Anda dapat mencatat tanggal kadaluarsanya pada bagian depan bungkus menggunakan spidol agar mudah dilihat. Alternatif lain, bagi sebagian orang, tech savvy , bisa pula dicatat dalam aplikasi reminder Di ponsel. Oleh karena itu, Anda tidak hanya mengikuti perkembangan tentang drama Korea atau game terkini, tetapi juga memantau kondisi kesehatan diri sendiri.

5. Simpanlah obat tersebut di dalam bungkusnya yang asli.

Satu kesalahan besar yang sering dilakukan ialah memindahkan obat ke wadah lain yang kelihatan lebih simpel. Sebenarnya, botol atau kemasan asli obat tersebut dirancang secara spesifik untuk menjaga stabilitas kontennya. Dalam kemasan awal sudah disediakan perlindungan dari sinar matahari, udara, hingga kelembaban. Tidak hanya itu, informasi vital seperti takaran pemakaian, aturan konsumsi, serta masa kadaluarsa pun tertulis dengan rapi di sana. Bayangkan saja jika semua detail ini hilang hanya gara-gara ingin menghemat ruangan?

Jika Anda terpaksa membawa obat-obatan ketika berpergian, pastikan untuk selalu membawa packing asli atau setidaknya tulis informasi penting tentang obat tersebut dan simpan secara terpisah. Jangan sembarangan pindahkan ke botol kosong bekas permen! Dengan mempertahankan penggunaan kemasan awal, Anda tidak hanya melindungi mutu obat, namun juga menghindari kesalahpahaman dalam pemakaian. Simpan dengan bijaksana, sebab obat tak sekadar benda biasa, tetapi bisa menjadi penolong di saat tubuh sedang lesu.

Oke, jadi sekarang Anda sudah paham bagaimana caranya menyimpan obat dengan baik agar tidak mudah rusak, ya? kedaluwarsa Ternyata cara menggunakannya tidak rumit, hanya memerlukan perhatian sebentar dan perilaku positif. Obat seperti sahabat setia yang selalu siap membantumu dalam keadaan mendesak, maka gunakanlah obat tersebut dengan bijaksana.

Ayo kita mulai dari sekarang, periksa kembali tempat menyimpan obatmu di rumah. Bisa jadi, dengan lima tips ini, kamu dapat membantu dirimu sendiri dan orang lain agar tetap sehat lebih lama. Tidak hanya menghemat uang, namun juga membuat hidup menjadi lebih baik. aware sama kesehatan. Stay sehat dan cerdas, ya!

Asal SEO

Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done