Ken Waras: children and families
News Update
Loading...
Tampilkan postingan dengan label children and families. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label children and families. Tampilkan semua postingan

Jumat, 18 April 2025

UNICEF: Dampak Gempa di Myanmar Membahayakan Kesehatan Anak-Anak

UNICEF: Dampak Gempa di Myanmar Membahayakan Kesehatan Anak-Anak

Jakarta, IDN Times - UNICEF menyebutkan adanya urgensi dalam memberikan bantuan kepada anak-anak di Myanmar. Hal ini disebabkan oleh sejumlah besar anak yang telah kehilangan tempat tinggal dan dipaksa untuk beristirahat di luar ruangan, menimbulkan ancaman bagi kondisi kesejahteraan mereka.

"Temperatur udara pada siang hari naik mencapai 40 derajat, dan para anak terkena serangan nyamuk di wilayah-wilayah yang telah jadi zona endemic penyakit-penyakit tertentu, sebut saja demam berdarah serta malaria," ungkap Eliane Luthi, petugas UNICEF bagi kawasan Asia Tenggara dan Pasifik, dilansir, dari NHK News pada Selasa (8/4/2025).

Gempa bumi dengan kekuatan 7,7 skala Richter mengguncang Myanmar pada tanggal 28 Maret 2025, disusul oleh gempa aftershock yang mencapai magnitude 6,4. Kota Mandalay, sebagai pusat populasi tertingkat kedua di negeri tersebut, menjadi titik fokus utama getaran ini. Laporan menunjukkan lebih dari 3.500 jiwa telah melayang dan ribuan korban luka-luka, sebagian besar merupakan generasi muda.

1. Kelangkaan air minum dapat membahayakan kesehatan anak-anak

Luthi menyatakan adanya kelangkaan air minum bersih pada masa kini, yang sebenarnya merupakan akibat dari beberapa faktor risiko tinggi untuk anak-anak di lokasi tersebut.

"UNICEF merencanakan untuk mengirim kira-kira 160 metrik ton peralihan, termasuk tenda dan obat-obatan, ke wilayah yang terdampak menggunakan pesawat charter dalam minggu ini. Namun, curah hujan tinggi mempersulit upaya membantu mereka," katanya.

Di samping itu, UNICEF sedang mengalami defisit dana yang signifikan dan berharap agar masyarakat global dapat menyediakan bantuan dengan cepat karena situasi di lokasi sangat mendesak.

2. Sebelum guncangan tersebut, 6,5 juta anak di Myanmar memerlukan dukungan kemanusiaan.

Guncangan gempabumi serta serangkaian aftershock yang menghantam Myanmar semakin memperparah kondisi kemanusiaan yang sudah sangat suram akibat kebutuhan keluarga-keluarga tersebut bertambah dari menit ke menit.

UNICEF menyatakan bahwa anak-anak merupakan salah satu kelompok yang paling terpengaruh akibat mengalami bahaya seperti cidera, trauma, pemisahan dari keluarga, serta hambatan tambahan pada stabilitas yang telah ada. Banyak keluarga yang sebelumnya hanya mampu bertahan di lingkungan rentan, saat ini harus berjuang dengan tantangan semakin berat dikarenakan pembatasan akses terhadap sumber daya dasar seperti air bersih, fasilitas kesehatan, dan perlindungan dari cuaca.

Sebaliknya, sebelum guncangan gempa terjadi, lebih dari 6,5 juta anak di Myanmar sudah memerlukan dukungan kemanusiaan. Salah satu dari setiap tiga pengungsi di negeri tersebut merupakan anak-anak. Saat ini, gempabumi semakin memperparah situasi darurat, membuat keluarga-keluarga yang sudah dalam kondisi rawan menjadi semakin tertekan.

3. Bandaranya yang terpengaruh guncangan gempa sudah kembali berfungsi

Penerbangan sudah mulai berjalan lagi di bandar-bandar udara di daerah yang terdampak guncangan gempabumi tersebut. Pejabat lokal menyebutkan bahwa bandara di Kota Mandalay ditutup sebelumnya dan kemudian dibuka kembali pada hari Jumat, disusul dengan pembukaan ulang bandara internasional di Ibu Kota Naypyitaw pada hari Sabtu.

Pada saat guncangan gempa bumi, berbagai kerusakan muncul di sejumlah lapangan terbang yang tersebar di negara Myanmar. Menara kontrol di Lapangan Terbang Naypyitaw pun ambruk akibatnya.

Diharapkan dengan dibukanya kembali bandara akan bisa mempercepat distribusi bantuan ke tangan orang-orang yang sangat memerlukan. Sebelumnya, sejumlah wilayah terdampak bencana menjadi tak bisa dilewati karena kondisi jalan, menyulitkan pengiriman suplai bantuan lewat darat.

Akibat dari bencana ini pula, rumah, sekolah, rumah sakit, serta fasilitas utama lainnya terkena dampak dengan kerusakan berat. Longsoran tanah dan runtuhnya jembatan membuat sebagian besar penduduk kekurangan pasokan listrik dan sinyal telepon genggam mereka.

Jumat, 11 April 2025

Biaya Persalinan di Rumah Sakit: Batasan dan Cover BPJS Kesehatan Apa Saja?

Biaya Persalinan di Rumah Sakit: Batasan dan Cover BPJS Kesehatan Apa Saja?

Info Seputar AI– Tarif bersalin di rumah sakit adalah hal yang penting untuk dipertimbangkan oleh pasangan yang akan menjadi orangtua.

Sebab, biaya untuk layanan persalinan pasti cukup besar.

Namun, jangan risau sebab Anda dapat memakai BPJS Kesehatan .

Iya, BPJS Kesehatan akan menyediakan fasilitas pembiayaan untuk proses bersalin kepada para ibu hamil yang telah mendaftar menjadi anggota.

Dengan BPJS Kesehatan, peserta tak perlu cemas tentang mahalnya biaya bersalin.

Selagi peserta mematuhi aturan dan kondisi yang berlaku, misalnya dengan adanya referensi dari pusat layanan medis dasar (seperti puskesmas atau klinik), maka semua beban biaya melahirkan di rumah sakit akan dibayar penuh oleh BPJS Kesehatan.

Meskipun demikian, penting untuk diperhatikan bahwa sejumlah biaya ekstra seperti tarif ruangan yang lebih mahal atau prosedur medis yang tak termasuk dalam cakupan BPJS mungkin tidak akan dibayar penuh oleh program tersebut dan menjadi beban bagi pasien.

Maka dari itu, sangatlah vital bagi para ibu hamil untuk mengerti apa saja fasilitas dan pelayanan yang disediakan oleh BPJS Kesehatan supaya mereka bisa merencanakan proses bersalin dengan lebih damai.

Maka, fasilitas persalinan apakah yang dicover oleh BPJS Kesehatan? Serta, berapakah detail dari biaya tersebut?

Berikut ini penjelasan selengkapnya.

Fasilitas bersalin di rumah sakit yang dikover oleh BPJS Kesehatan

Mengutip dari Nakita.id Biaya yang ditanggung oleh BPJS Kesehatan dijabarkan dalam Peraturan Menteri No. 69 Tahun 2013 mengenai Standar Tarif Pelayanan Kesehatan di Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama dan Fasilitas Kesehatan Tingkat Lanjutan untuk Pelaksanaan Program Jaminan Kesehatan Nasional.

Berikut ini merupakan fasilitas persalinan yang akan dicover oleh BPJS Kesehatan:

- Penanganan perdarahan pasca keguguran melalui prosedur pervaginam menggunakan tindakan darurat dasar:Rp750.000

- Pemeriksaan PNC (post-natal care) /neonates: Rp25.000

- Biaya layanan pasca persalinan: Rp175.000

- Pelayanan pra-rujukan untuk komplikasi kebidanan dan neonatal: Rp125.000

- Biaya pemasangan alat kontrasepsi IUD/implan:Rp100.000

- Biaya pemasangan KB suntik:Rp15.000

- Penanganan masalah kesehatan reproduksi pasca persalinan akibat kontrasepsi: Rp125.000

Anda dapat bersalin tanpa biaya menggunakan BPJS Kesehatan apabila selalu melakukan pembayaran iuran dengan teratur.

Biaya persalinan caesar pun menjadi tanggungan BPJS Kesehatan apabila telah ada rujukan medis dari dokter.

Nah , berikut adalah sejumlah fasilitas bersalin yang dicover oleh BPJS Kesehatan di rumah sakit tersebut.

Asal SEO

Notification
This is just an example, you can fill it later with your own note.
Done